Malam robohkan guyonnya angin malam
Pilukan sepiku diantara keresahan
Seperti dinding putih tergores tinta abu
Seperti serbuk sari tertiup oleh nafas
Apa yang harus aku lakukan malam ini
Jika ada laut ku ingin berteriak
Melawan samudra yang samar
Melihat biru yang tertutup malam
Aku ingin rasakan angin,aku ingin rasakan hangat
Adakah ruang yang persatukan mereka
Aku lugas rangkaikan kesedihanku
Aku lantang luapkan emosiku
Tapi mengapa aku pantang alurkan perasaanku
Jika ada dua dara melintas pun
Mungkin ku hanya tuduk diam dengan puisi di dalam hati
Kemana kau nyali
Seperti terkubur pada peti baja
Seperti merangkak di lantai licin
Hingga aku terjatuh pun sulit untuk berdiri
Aku tak ingin seperti layang layang
bebas karna arah angin
aku ingin seperti roda
mereka jujur mau ke arah mana
siapa diriku ? apa mauku
aku seperti melukis bayang bayang
aku seperti jujur yang tertahan
aku belum mengerti aku
hidupku seperti menyempit dalam bulat bumi
rodaku berjalan diatas air
fikirku melayang tanpa dasar
saat hati ini berkata tulus
aku seperti memikirkan nya
aku tak percaya apa kata hati
berkata pun aku berfikir
berfikir pun aku tetap tak bisa.. ..
deans.. .. .
